Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Bersikukuh Menaikkan Tarif Telepon
24 Oktober 2002

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menhub Agum Gumelar menyatakan tetap akan menaikan tarif telepon tetap (fixed line) awal tahun 2003. Alasannya, kenaikan ini diambil dengan kesepakatan antara pemerintah dan DPR. Meski menaikan tarip bukan langkah populer, “Itu sudah melalui pertimbangan komprehensif,” ujar Agum Gumelar, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/10).
Pernyataan Agum berdasar pada kesepakatan pemerintah dan DPR pada 1 Februari 2002 lalu. Saat itu ditetapkan kenaikan tarip sebesar 44,49 persen secara bertahap hingga tahun 2004. Melalui kenaikan secara bertahap ini diharapkan pada 2005 nanti sudah tidak ada lagi subsidi untuk tarif telepon. Keputusan itu dituangkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan nomor 12 tahun 2002 tentang tarif telepon.

Belakangan pengamat telekomunikasi, Roy Suryo Notodiprojo mendesak pemerintah dan DPR agar membatalkan kenaikan tarif tahap kedua ini. Alasannya selama ini PT. Telkom masih melakukan praktek monopoli dengan mempersulit teknis interkoneksi, melakukan pengalihan panggilan secara ilegal, dan tidak memenuhi target pembangunan jaringan telepon yang dibebankan pemerintah untuk tahun 2002.

Roy juga menuding PT. Telkom kembali hendak ‘mencuri langkah’ dengan menaikkan tarif telepon saat masyarakat pers yang disibukkan dengan isu terorisme. Pada Februari 2002, kata Roy, PT. Telkom menaikkan tarif saat perhatian masyarakat tersita dengan masalah banjir di Jakarta. Sekarang, “Saat semua media menulis Bali, tiba –tiba Telkom akan menaikan tarif,” imbuhnya.

(Ucok Ritonga --- Tempo News Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

DPR Minta Pemerintah Sabar Terhadap Penundaan Kenaikan Tarif Telepon

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data