|
Ekonomi Bisnis
BBM Tetap Naik Januari Mendatang
27 Desember 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti menegaskan, kenaikan bahan bakar minyak (BBM) akan tetap diberlakukan mulai Januari mendatang. "Namun, tanggal dan besarnya kenaikan itu belum ditentukan," ujar Dorodjatun kepada pers seusai sidang kabinet di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (26/12) petang.
Dorojatun mengingatkan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui kenaikan BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL) setiap kwartalnya. "Oleh karena itu, kami akan segera melaksanakannya," katanya lagi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro menyatakan bahwa kenaikan BBM tidak akan berlaku pada 1 Januari mendatang. Selain kenaikan BBM, rakyat juga akan menghadapi kenaikan listrik dan telepon mulai tahun depan sebagai dampak pengurangan subsidi BBM.
Saat disinggung mengenai dana kompensasi yang dijanjikan seiring dengan kenaikan BBM ini, Dorodjatun menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp 2,2 triliun. Namun alokasi dana tersebut belum diputuskan secara detail, meskipun telah direncanakan akan digunakan untuk bidang pendidikan dan kesehatan.
Lebih lanjut, mantan Duta Besar Amerika Serikat ini membenarkan bahwa pemerintah akan berupaya mencari terobosan untuk mengurangi beban rakyat menghadapi kenaikan harga tahun depan. Namun, hingga saat ini, pemerintah belum merumuskan formula yang tepat. Untuk itu, melalui peningkatan frekuensi persidangan untuk kabinet, diharapkan dapat dibahas berbagai agenda penting dalam bidang ekonomi.
Dalam jangka waktu enam bulan, diperkirakan pemerintah akan melakukan 36 kali sidang kabinet, termasuk di dalamnya sidang kabinet terbatas bidang perekonomian. "Porsi untuk Menko Perekonomian adalah sepertiga," imbuh Menko. Beberapa agenda yang sudah pasti dibahas adalah revitalisasi industri dan masalah penyelundupan. (Dara Meutia Uning - Tempo News Room)
|