Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kasus Penyelewengan BLBI

Pihak Keluarga Jamin Tersangka Syamsul Nursalim Kembali ke Indonesia
17 Juli 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Keluarga Syamsul Nursalim telah mengirimkan surat jaminan bahwa Syamsul akan kembali ke Indonesia jika telah sembuh. Surat jaminan itu dikirimkan kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Bachtiar Fachri Nasution.

Surat jaminan itu, kata penasehat hukum Syamsul, Maqdir Ismail, kepada Tempo melalui telepon, Selasa (17/7) di Jakarta, diserahkan keponakan Syamsul Nursalim yang bernama Ghozali. Surat jaminan ini diserahkan untuk memenuhi prosedur hukum Kejaksaan Agung (Kejagung). Maqdir mengaku pihaknya selalu memberikan laporan rutin kepada Kedutaan Besar RI disana untuk disampaikan ke Kejagung.

Pada kesempatan terpisah Bachtiar membernarkan adanya pernyataan tertulis dari keluarga Syamsul Nursalim bahwa yang bersangkutan akan segera kembali ke Indonesia jika Syamsul sudah sembuh. “Kita percaya akan komitmen itu,”kata Fachri.

Masa izin berobat Syamsul Nursalim berakhir pada tanggal 25 Juni lalu. Namun Kejagung tidak melakukan tindakan apa-apa dan tetap akan menunggu sampai ada rekomendasi dari dokter yang mengizinkan Syamsul kembali ke Indonesia. Menurut Maqdir, sampai hari ini memang ada beberapa orang penyidik dari Kejagung yang terus memantau Syamsul di Jepang.

Dari penyidikan yang dilakukan oleh Kejagung, Syamsul Nursalim sebagai bos PT Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) diduga telah menyelewengkan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar 10.09 triliun rupiah. Dana itu seharusnya digunakan oleh Syamsul dalam rangka penyehatan perbankan tetapi Syamsul tidak dapat mempertanggungjawabkan dana bantuan sebesar Rp 10.09 triliun tersebut.

Syamsul, kata Maqdir, masih menjalani proses penyembuhan setelah operasi jantung di Kokura Memorial Hospital, Tokyo, Jepang. Kondisi kliennya kata Maqdir, mulai membaik namun tim dokter yang menangani Syamsul belum merekomendasikan kapan Syamsul dapat meninggalkan rumah sakit itu. (Nurakhmayani)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pihak Keluarga Jamin Tersangka Syamsul Nursalim Kembali ke Indonesia
Mantan Direktur BI Paul Sutopo Ditahan
Rapat Paripurna DPR Setujui Pansus BLBI
Kejaksaan Agung Memeriksa Tiga Mantan Direktur BI
Kejagung Memeriksa Dua Tersangka Penyalahgunaan Dana BLBI

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data