|
Tentang Rencana Likuidasi
Bank Universal Belum Terima Pemberitahuan BI
12 Juli 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Universal membantah telah menerima surat pemberitahuan dari Bank Indonesia (BI) tentang likuidasi sembilan bank dengan Rasio Kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) memadai. "Hingga saat ini Perseroan tidak pernah menerima surat atau pemberitahuan dari Bank Indonesia," demikian diungkapkan oleh Djemi Suhenda salah seorang Direktur Bank Universal melalui siaran persnya kepada BEJ.
Sebagaimana diberitakan, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Miranda Goeltom, sebelumnya menyebutkan bahwa BI memiliki beberapa opsi termasuk didalamnya menindak bank-bank yang diperkirakan memiliki CAR di bawah 4%. Sehubungan dengan itu, Bursa Efek Jakarta melalui surat tanggal 9 Juli meminta bank-bank yang terdaftar untuk mengirimkan laporan keuangannya.
Rasio Kecukupan modal Bank Universal menurut laporan keuangannya per 31 Mei berada di bawah ketentuan Bank Indonesia, yakni hanya 4,12%. Namun nilai ini, seperti diungkapkan Djemi, belum memberikan dampak material apa-apa. Ia mengatakan pihaknya akan berusaha memenuhi target CAR 8% di akhir tahun. "Perseroan sedang melakukan inisiatif keuangan yang saat ini menunggu persetujuan dari Bank Indonesia," ungkapnya. Sayang tidak dijelaskan lebih lanjut maksud inisiatif apa yang sedang dilakukan tersebut.
Nilai CAR merupakan rasio yang menunjukkan rasio antara modal dengan asset tertimbang menurut risiko. Berdasarkan laporan keuangannya per (31/5), jumlah modal Bank Universal adalah Rp 338,389 miliar dengan nilai asset tertimbang menurut risiko sebesar Rp 8,2 triliun lebih. (Rif'at Pasha)
|