|
Beny Pasaribu:
“Berikan Subsidi Kepada Angkutan Umum”
18 Juni 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah sebaiknya memberikan subsidi BBM bagi angkutan umum di seluruh kota di Indonesia. Dengan adanya subsidi bagi angkutan umum itu, maka subsidi BBM akan langsung mengena kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini dikatakan Beny Pasaribu, anggota Komisi IX DPR, sebelum diskusi publik mengenai lonjakan harga di World Trade Centre Jakarta, Senin (18/6).
Menurut Benny, sekarang ini ada pemikiran dari para sopir angkuta kota (angkot) bahwa dengan kenaikan harga bensin, maka mereka harus membayar biaya tambahan, semisalnya 40 liter perhari maka harus membayar 40 kali Rp 300 sehingga biayanya bertambah Rp 12 ribu. “Biaya ini yang akan ditambahkan para sopir itu kepada konsumennya,” jelas Beny. Kalau para konsumen tidak mau membayar, kata Beny, para sopir itu yang akan membayar tambahan biaya tersebut.
Terhadap respon masyarakat terhadap kenaikan BBM itu, Beny menyarakan agar pemerintah memperhatikan dan memikirkannya. Terutama untuk mengurangi dampak negatif. “Pada dasarnya yang dituntut bukan harga BBM-nya tidak naik, tetapi apa yang diakibatkan oleh kenaikan harga BBM yang menyentuh kehidupan masyarakat,” kata dia.
Terlepas dari hal tersebut, Beny mengatakan bahwa harus ada kebijakan lain dalam hal transportasi. Ia mengumpamakan penggunaan bahan bakar gas untuk angkutan bis umum seperti yang telah dilakukan negara-negara tetangga. “Jadi akan banyak hal positifnya, selain lebih murah juga akan mengurangi polusi,” kata dia. (Andi Dewanto)
|