|
Roy Suryo
Telekom Keliru Menghitung Tarif
07 Juni 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Telkom dinilai telah melakukan kekeliruan dengan menerapkan kenaikan tarif baru yang akan diberlakukan baru-baru ini. Hal ini dikemukakan oleh pengamat pertelekomunikasian, Roy Suryo, ketika dihubungi Tempo melalui telepon, Kamis (7/6).
Perhitungan rencana kenaikan tarif Telkom yang disodorkan pemerintah, kata Roy, sangat rumit sekali. Bahkan menurutnya, kerumitan perhitungan kenaikan tarif ini sendiri sebenarnya dialami oleh pemerintah dalam hal ini Dirjen Pos dan Telekomunikasi. “Saya lihat Pak Dirjen juga, kemarin waktu mengikuti rapat dengar pendapat terlihat kebingungan untuk menjelaskannya kepada wakil rakyat,” ujarnya.
Telkom, menurut Suryo tidak cermat menentukan tarif. Kekeliruan lainnya adalah membebankan kenaikan tariff iotu kepada masyarakat. “Jangan semuanya langsung dibebankan kepada masyrakat. Dengan perhitungan kenaikan tarif seperti ini jelas membingungkan masyarakat,” ujarnya. Oleh karena itu Roy menyarakan kepada Telekom dan pemerintah jika system seperti itu dirasakan kurang adail maka pemerintah harus lebih cermat lagi untuk melakukan pembagian area dari lokasi Jakarta dan sekitarnya.
Menurut sebuah sumber di Dirjen Pos dan Telekomunikasi, sebenarnya pangkal masalah kenaikan tarif ini adalah pemberlakuan zone tunggal. Seluruh area yang menggunakan kode 021 untuk wilayah Jakarta dan sebagian daerah di Bogor, Bekasi dan Tangerang
akan diberlakukan tarif khusus. Sedangkan di daerah lainnya tidak diberlakukan kenaikan tarif seperti di zone khusus tersebut. “Setelah dihitung-hitung para pakar telekomunikasi, ketemu angka-angka yang menunjukan kenaikan sampai 2698, 98 persen, seperti yang diberitakan di koran-koran,” ujar sumber itu. (Ervan Fauzi Hilmansah).
|