Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Dari Sarapan Pagi Presiden dan Wakil Lembaga Keuangan Dunia:

Pemerintah Akan Kurangi Subsidi dan Naikkan Harga BBM
10 Mei 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pada prinsipnya pemerintah Indonesia setuju mengurangi budget subsidi dan menaikkan harga bahan bakar minyak hingga 30%. Namun pemerintah ingin fleksibel memberlakukannya agar tidak memperlemah nilai tukar rupiah yang bisa mengakibatkan kerusuhan seperti yang terjadi pada bulan Mei 1998. Demikian dijelaskan Menko Perekonomian Rizal Ramli mengutip pembicaraan antara Presiden Abdurrahman Wahid, dirinya, wakil IMF, Bank Dunia dan delegasi Komisi Eropa dalam sarapan di Istana Merdeka, Jakarta Kamis (10/5).

Acara itu dihadiri Menko Perekonomian Rizal Ramli, Menteri Kehutanan, Marzuki Usman; Wakil IMF di Jakarta John Dodsworth; Wakil Bank Dunia di Jakarta, Mark Baird; dan Delegasi Komisi Eropa, Sabato Della Monica.

Usai sarapan, Rizal Ramli juga menjelaskan pokok bahasan dalam pertemuan itu kepada wartawan. Sebagaimana dikemukakan presiden, Rizal juga mengatakan, pemerintah Indonesia akan mengambil langkah berhati-hati untuk melakukan revisi. Langkah itu diambil untuk menghindari peristiwa Mei tahun 1998.

Saat peristiwa 1998 terjadi, kata Rizal, tekanan IMF kepada pemerintah Indonesia untuk mengurangi subsidi sebenarnya diiringi dengan itikad baik yakni untuk mengurangi defisit dan memperkuat nilai tukar. Tapi ketika gejolak terjadi, disusul dengan peristiwa penembakan mahasiswa, dan pecah tragedi Mei 1998, rupiah anjlok hingga Rp 16 ribu. “Budget yang sudah defisit, semakin melebar lagi defisitnya. Itikad baik saja tidak cukup, harus (diimbangi) dengan (penentuan) timing dan presisi yang tepat,” ujar Rizal.

Permintaan pemerintah Indonesia itu, kata Rizal, dipahami oleh ketiga perwakilan lembaga keuangan terbesar di dunia itu. Mereka menyambut baik langkah yang ditentukan pemerintah Indonesia. Jika Indonesia bersedia menaikkan harga BBM dengan membayarnya melalui Social Compensation Programme seperti pendidikan, kesehatan, air bersih dan sanitasi. Wakil Bank Dunia, Mark Baird, menjanjikan akan membantu program pinjaman baru bagi Indonesia berupa proyek infrastruktur kecamatan yang akan diajukan bulan Juni depan senilai US$ 320 juta.

Pertemuan pagi itu berlangsung akrab diselingi gelak tawa. “Kami dan Presiden makan buah, mereka malah makan nasi goreng,” ujar Rizal. Pertemuan yang dimulai pukul 07.30 dan berakhir sejam setelahnya lebih banyak membicarakan masalah ekonomi terutama masalah budget. (Kurie Suditomo)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Dana Kompensasi BBM Rp 109 miliar untuk Pendidikan Luar Sekolah
BBM Tetap Naik Januari Mendatang
Wapres Mendadak Temui Presiden di Istana
Kenaikan Tarif di Awal Tahun Akan Menekan Inflasi
Pemerintah Akan Tetap Naikkan Harga BBM Januari 2002

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data