|
Ekonomi Bisnis
API Targetkan Peningkatan Produksi 15% per Tahun
12 April 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menargetkan peningkatan produksi sebesar 15 persen setahun selama lima tahun kedepan dari tahun 2000. Ini dikatakan Indra Ibrahim, direktur eksesutif API kepada wartawan di Jakarta Media Center, Kamis (12/4). “Jadi kita ada gambaran jelas mengenai target industri tekstil selama ini,” kata Indra.
Pada tahun 2000, ekspor tekstil Indonesia mencapai nilai US$ 8,23 miliar. Sementara tahun 2001 mengalami sedikit penurunan. Meski demikian, Indra yakin, target peningkatan industri tekstil ke depan sudah ditentukan.
Ia mengatakan, patokan ekspor tekstil tahun ini adalah US$ 8 miliar. Sementara target lima tahun kedepan adalah sebesar US$ 15 miliar. “Inilah yang menjadi tanggung jawab API,” kata dia.
Selama ini Indra menilai ada kendala riil untuk mengembangkan produk tekstil. Kesulitan finansial (pembiayaan) misalnya, akan menyulitkan perolehan modal kerja. Terlebih dengan dicabutnya subsidi BBM bagi industri tekstil. Menurut dia, Loan Deposit Review (LDR) untuk industri ini hanya sekitar 29 persen, sehingga untuk mendapatkan modal dari perbankan akan sulit.
Kendala lainnya, kata Indra, adalah masalah keamanan, tenaga kerja dan kepercayaan klien (pembeli). “Dampaknya ketidakpercayaan pada order. Karena biaya menjadi naik kemudian pembeli berkurang, harga pun menjadi turun ,” kata dia.
Penurunan harga menyebabkan kerugian perusahaan. Beberapa perusahaan tekstil nasional sudah ada yang bangkrut dan gulung tikar. Karena itu, Indra berharap sektor industri tekstil jangan sampai ditinggalkan oleh pemerintah. (E. Karel Dewanto)
|