Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

16 Perusahaan Investasikan 1,3 Miliar Dolar Australia
16 Pebruari 2001

TEMPO Interaktif, Jakarta:Enam belas perusahaan Australia berniat melakukan investasi tambahan senilai 1,3 miliar dolar Australia di Indonesia. “Investasi ini berpotensi untuk menciptakan 13.000 lapangan pekerjaan bagi rakyat Indonesia,” ujar Menteri perdagangan Australia Mark Vaile dalam jumpa pers di Hotel Regent, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (16/2) pagi.

Pertemuan ini dihadiri juga oleh Menteri Perdagangan Luhut Binsar Pandjaitan dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Ric Smith.

Investasi, menurut Vaile, mencakup sektor agribisnis, pertambangan, perpabrikan dan energi, transportasi, logistik dan keuangan. Ia juga mengemukakan terbukanya kemungkinan untuk menambah jumlah investasi. Apalagi, setelah kunjungan Presiden Abdurrahman Wahid ke Australia, akan dibicarakan lagi soal kemungkinan investor baru.

Luhut sendiri menyambut baik prakarsa pemerintah Australia yang ikut membantu perkembangan ekonomi di Indonesia. Dia justru mengecam para pengamat ekonomi Indonesia yang kerapkali menyuarakan kepesimisan mereka. “Ke mana nasionalisme mereka?” tukasnya.

Meski demikian, ia tidak membantah bahwa perkembangan ekonomi Indonesia memang masih lambat. Namun, diingatkan, untuk mengubah keadaan Indonesia saat ini tidak bisa dalam semalam. Diperlukan waktu yang cukup panjang untuk itu.

Dalam kesempatan ini, juga terjadi penandatanganan Austin Australia dengan dua perusahaan Indonesia, yaitu PT Wirasapi dan PT Satyamitra Surya Perkasa. Masing-masing perusahaan bergerak di bidang peternakan sapi dan teknologi informasi. (Anggoro)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Dubes Australia Datang Ke Mabes Polri
John Howard Kunjungi Indonesia Awal Tahun Depan
Menlu Australia Akan Berkunjung ke Indonesia
Polri Hentikan Kesepakatan dengan Polisi Australia
Kedubes Australia Siap Evakuasi Warganya

 
Berita ekbis Lainnya

Pinjaman Tertunda Diperkirakan US$ 100 Juta
(Rabu, 28/04/2004 | 19:19 WIB)
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
(Rabu, 28/04/2004 | 15:43 WIB)
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
(Rabu, 28/04/2004 | 15:28 WIB)
Ratusan Peternak Demo Kenaikan Harga Pakan
(Rabu, 28/04/2004 | 14:45 WIB)
Dana Bagi Pengusaha Mikro Sudah Cair
(Rabu, 28/04/2004 | 14:09 WIB)
Menko Ekuin : Dana Kemiskinan Mencapai Rp 18 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 13:46 WIB)
PNM Salurkan Dana Pembiayaan UKM Rp 4 Triliun
(Rabu, 28/04/2004 | 10:39 WIB)
Pendapatan PT. Tempo Inti Media Naik
(Selasa, 27/04/2004 | 19:33 WIB)
Prudential Khawatirkan Nasib Nasabah
(Selasa, 27/04/2004 | 19:06 WIB)
Harga Minyak Mentah Diusulkan US$ 22-25
(Selasa, 27/04/2004 | 13:19 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data